Tampilkan postingan dengan label Magang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Magang. Tampilkan semua postingan

18.3.13

My Internship Program at Indonesia Embassy, Bangkok (2)

Dont Let Your Job Get you wrinkles :))
nb: mungkin bahasanya agak formal, karena saya ambil dari laporan magang saya untuk KBRI :))

-----
Pada dasarnya terdapat beberapa atase dan fungsi yang ada di KBRI Bangkok. Awalnya kami meminta untuk diletakkan pada 1 atase saja selama satu bulan tersebut agar dapat mendalami dan fokus pada 1 bidang saja. Namun, pada akhirnya kami disarankan untuk  memakai sistem rolling agar bisa mendapatkan gambaran KBRI secara holistik. Ada lima pilihan fungsi dan atase yang disediakan untuk peserta magang  yaitu atase perdagangan, atase pendidikan, fungsi politik, fungsi ekonomi, dan, fungsi penerangan sosial budaya (pensosbud).saya sendiri mendapat kesempatan untuk menempati 4 bidang selama magang 1 bulan disana, yaitu di Fungsi Pensosbud, Atase Perdagangan, Atase Pendidikan dan Fungsi Politik, berikut saya ceritakan garis besar kegiatan saya disana.

Week 1 - Pensosbud
Bidang ini sendiri berfungsi untuk melakukan kegiatan publikasi dan penerangan baik tentang Indonesia secara umum, dan juga tentang kegiatan KBRI secara khusus. Beberapa kegiatan yang saya lakukan antara lain mereview berita dan artikel terkait pariwisata dan ekonomi kreatif indonesia, hubungan indonesia - thailand sebagai tugas rutin harian, kemudian membantu persiapan acara wawancara Duta Besar, serta persiapan acara Angklung Night yang diadakan tanggal 12 maret lalu. saya juga  berkesempatan melihat bagaimana fungsi ini melakukan seleksi pertanyaan dan juga mengatur agenda pertemuan media Thailand, yang saat itu adalah media cetak dan juga radi, dari situ saya juga mendapatkan gambaran bagaimana pentingnya menjaga citra Indonesia di negara lain, yang ternyata dapat dilakukan salah satunya melalui media.  

Angklung Night Preparation

At Pensosbud Office
Week 2 - Atase Perdagangan 
Bidang ini tentunya berfokus pada segala macam kegiatan perdagangan, baik antara indonesia thailand atau pengamatan pada kondisi perdagangan domestik serta ASEAN atau dunia pada umumnya. Karena sering berhubungan langsung dengan para investor dan pengusaha,  suasana hectic seakan selalu melekat di atase ini, dilihat dari banyak tamu dan klien yang datang serta jumlah telepon yang banyak berdering tiap harinya. Selama  disini, banyak ilmu yang saya dapat dari rutinitas mereview surat kabar Bangkok Post dan The Nation untuk topik-topik bisnis perdagangan, kemudian penulis juga mendapat pengalaman dengan ikut serta dalam acara business gathering antara bank, investor indonesia- thailand serta BKPM untuk merangsang tingkat investasi dalam rangka menyongsong adanya komunitas ASEAN 2015.

Busines Gathering at Grand Centara

Week 3 - Atase Pendidikan

Di atase pendidikan  saya dan teman-teman berkesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh atase pendidikan ini, seperti seminar oleh Bapak Lutfi Rauf di Thai-Nichi tentang manajemen bisnis dalam menanggapai adanya AEC 2015, kunjungan ke Universitas Sinawatra dalam rangka promosi kampus dan campus touring, mengikuti pertemuan mahasiswa Universitas Nasional yang sedang berkunjung di KBRI Bangkok serta menghadiri pergantian kepengurusan Permitha. Sementara itu, tugas yang diberikan pada saya selama disini antara lain membantu pendataan mahasiswa penerima beasiswa, menyiapkan undangan untuk KNB, serta mereview berita terkait pendidikan baik di Indonesia maupun di Thailand.

Dubes Speech at Thai Nichi University

Campus Visit at Sinawatra University

Week 4 - Fungsi Politik 
Pada minggu terakhir saya berada di fungsi politik. Selain tugas teknis seperti filing data dan mengatur arsip, Selama disini saya juga banyak belajar tentang konflik yang terjadi di Thailand Selatan, karena penulis diberi tugas untuk membuat timeline ekskalasi konflik yang terjadi di 3 propinsi yang berada di selatan Thailand, yaitu Yala, Pattani dan Naritthiwat. Dari situ saya yang tidak tahu apa  apa tentang konflik tersebut jadi sedikit paham tentang apa yang terjadi disana, ditambah cerita dari staff yang juga membuka wawasan saya terkait konflik tersebut, dimana banyak yang berpikir bahwa konflik tersebut di dasari oleh masalah agama, namun faktanya lebih dari itu, karena bisnis juga bermain disana. 

         Nah, begitulah kegiatan saya selama sebulan magang disana, Selain pengalaman yang saya dapat secara teknis saya juga bersyukur bisa kenal dengan banyak staff di KBRI yang juga secara tidak langsung banyak memberi pelajaran dan nasihat berharga untuk saya dan teman teman. 

          Sekali lagi saya mengucapkan banyak terimakasih pada Pak Suargana, Pak Dubes , Pak Yunardi, Bu Ida, Pak Ghofar, Bu Caroline, Pak Wasana, Pak Arif, Bu Yeti, Bu Ade, Mbak Merry, Phi Prim, Bu Supit, Pak Darmanto, Pak Sulaiman, Pak Sofyan, Phi Kae, Phi na'mun, Phi Megan, Mas Ajie, Mas Tommy, Phi tess, Pak satpam, semua staff KBRI lainnya yang ga bisa saya sebutin satu persatu, terimakasih atas pengalaman yang tak ternilai ini. Semoga ilmu yang saya dapat disini bermanfaat dan semoga kita bisa bertemu kembali di lain kesempatan. :''')

Demikianlah cerita saya tentang pengalaman magang saya selama 1 bulan dithailand, semoga bermanfaat :)) 


Semua Paragrap yang di sem

17.3.13

My Internship Program at Embassy of Republik Indonesia , Bangkok (1)

 Where There is a Will, There is a way~ classic, but true ! :)
Tulisan ini dibuat karena beberapa teman menanyakan tentang apakah sebenarnya yang saya lakukan di Bangkok selama hampir 6 minggu kemarin, magang yang seperti apa sih, gimana kok bisa, juga karena 6 postingan saya tentang thailand sebelum ini lebih banyak bercerita tentang pengalaman mbolangnya daripada magangnya, hhehhe
and.. here we go ! 

-----
Sebenarnya, ide untuk magang keluar negeri ini terilhami oleh teman ranger saya, Dinar Okti dan Mitha yang sebelumnya pernah apply magang di KBRI New Delhi dan diterima magang disana selama sebulan pada februari 2012 lalu.  Berhubung percobaan saya untuk keluar negeri melalui beasiswa dan seleksi beragam program pertukaran belum ada yang berhasil, saya mulai bepikir kalau magang adalah jalannya. Maka mulai disusunlah rencana magang saya ini dari bulan april tahun lalu, diawali dengan memikirkan negara mana yang akan dituju, lalu merancang biaya dan membuat serta mengirim surat permohonan magang dengan mengajak beberapa teman lain untuk ikut magang bersama saya. 

Awalnya, saya mengirim apply ke beberapa KBRI, seperti Beijing, Tokyo, Taipei dan juga Bangkok. embassy tokyo pada akhirnya tidak kami tindak lanjuti karena banyak persyaratan yang sulit untuk kami penuhi, begitu juga dengan Beijing juga kami akhiri yang tersendat karena permasalahan birokrasi. Namun, berbeda dengan KDEI Taipei yang dengan sangat baiknya menerima dan merespon surat kami hingga pada akhirnya kami intens berbicara terkait pelaksanaan magang sejak bulan juli 2012 lalu. Lalu? bagaimana dengan Bangkok ? karena email kami belum dibalas hingga berbulan berikutnya, maka kami putuskan untuk menetapkan pilihan di KDEI Taipei. 

Nah, karena ini murni biaya sendiri, bagi saya yang belum bekerja tentu banyak hal yang harus dilakukan, mulai menabung, irit irit pengeluaran, jualan, cari beasiswa sampai ikut lomba-lomba. Alhamdulillah, saya dapat beasiswa dari FISIP sama menang lomba yang hadiahnya uang tunai, jadi bisa sedikit menutup pengeluaran saya untuk pelaksanaan magang, entahlah, minta uang ke ayah dalam jumlah lumayan besar diumur segede ini itu sungkan gitu rasanya. :")

Sampai Bulan November alhamdulillah kami di bantu Mbak Dian Saraswati, mahasiswa Indonesia yang kuliah di Taipei untuk mencari tempat tinggal, juga ada mbak kiki dan mas hadziq, kakaknya opha yang kuliah disana juga ikut membantu. Ketika banyak hal sudah dirancang, kami mengalami beberapa kendala, yaitu tentang mengurus visa ditengah waktu yang mepet (pas itu sibuk2nya UAS dan Praskrip) dan juga harga tiket sby-taipei yang susah sekali dapat harga promo. Kala itu galau sekali, agak hopeless,  padahal sudah dengan begitu baiknya KDEI Taipei dan mbak dian menerima kami. Akhirnya Anggi berinisiatif untuk mengirim ulang surat permohonan magang tersebut ke KBRI Bangkok sebagai cadangan, dan tak dinyana dan tak disangka bukan hanya balasan email yang kami terima, tapi Pak Suargana (Sekretaris KBRI) langsung menelpon Ketua Departemen kami untuk menerima permohonan magang tersebut. 

Dilematis, kala itu tentu kami senang bahwa akhirnya KBRI Bangkok menerima apply magang kami karena budget kami tentu lebih cukup untuk pergi ke bangkok dari pada ke Taipei. Tetapi rasa tak enak hati juga ada mengingat penerimaan dan bantuan KDEI Taipei yang subhanallah baik banget selama beberapa bulan ini. Akhirnya dengan mempertimbangkan banyak hal, kami pun dengan sangat terpaksa membatalkan rencana magang kami di Taipei dan pindah ke Bangkok. Rasa bersalah pasti ada lho, saya sendiri juga sedih karena batal ke Taipei, karena sudah banyak hal yang disiapkan, dan banyak merepotkan pihak KDEI, mbak dian dan mbak kiki juga. Semoga saya bisa sowan ke KDEI Taipei kapan-kapan :'''(((

And, the Journey Begin !  Kami pun segera mengurus segala keperluan untuk ke Bangkok ditengah waktu yang mepet, mulai dari ngurus paspor, beli tiket, dan lain sebagainya. Alhamdulillah kami dapat tiket promo dan dibantu kakak kakak permitha, tempat tinggal juga sudah fix setelah lalu lalang cari link apartemen, kami juga ngurus asuransi kesehatan dan kecelakaan dari unair yang agak ribet tapi yah alhamdulillah semuanya sudah teratasi dan akhirnya berangkatlah kami pada 30 januari 2013 menuju Bangkok untuk pelaksanaan magang. Alhamdulillah ya Allah :))

Biar gak kepanjangan, Untuk kegiatan kegiatan selama magang bisa disimak di postingan selanjutnya :)
disini  --> My Internship Program at Indonesia Embassy, Bangkok (2)

Paragraf Pertama
Semua Paragrap yang di sembunyikan

9.3.13

My Thailand Highlight :) (part 4)

“Travel brings power and love back into your life.” - Rumi

LAST DAYs AT BANGKOK 

1) A DAY BEFORE the Last Day

BANGKOK ART FESTIVAL
05 Maret 2013

Hari itu sebenarnya aku pingin ke Chula , ngasih titipannya dinar buat temennya Tonz yang kuliah disana, tapi si Tonz ternyata bener – bener lagi sibuk riset dan malah ngajakin ketemu hari kamis, it means ya gak bisa ketemu , soalnya aku rabu harus pulang. Yaudah aku akhirnya ikut adis “kulakan” baju di pratunam, tapi pada akhirnya kita sih pisah jalan dewe dewe hahaha, aku beli sepatu habis itu duduk duduk aja depan Platinum, ngeregangin kaki sambil kontemplasi gitu :) , duduk lama , mikir ini, mikir itu, keinget ayah, ibuk dan jebi dirumah, believe me i almost crying sambil diliatin orang orang gitu hhha -_____-  #abaikan. Aku janjian sama Adis jam setengah 2 di Mushola Platinum, yang ternyata banyak ibu ibu rombongan wisata dari Surabaya, dan aku pun ditanyain berbagai macam pertanyaan, ngapain disini, berapa lama, sampai tempat jualan tas khas thailand yang murah di lantai berapa hhhha. Habis itu kita pun ngelanjutin jalan liat Bangkok Art Festival . Jadi itu merupakan pameran dari artis lukis internasional ada pameran patung sama lukisan 3 dimensi, Seru Banget deh. Aku sama Adis sempet foto sama semacam artis lawak dari Bangkok gitu, hha ga ktemu Mario Maurer tp ketemunya sama Komedian, ga tau namanya pulak hha juga ketemu ibuk ibuk bangkok yang cerita kalau suaminya kerja di indonesia dan dia suka makan Chitato :D , FYI pemirsa selain dijalanan, lukisannya juga digambar di sepanjang BTS jadi kami pun berjalan dari Amari Plaza sampai BTS Siam, trus turun di Central World buat ngerasain atmosfer megapolitannya Thailand :D , sambil nunggu jam 4 soalnya udah janjian sama bella, anggi, ocik, putri buat ke Khaosan Road :D

furbbyyy :3

foto bareng artis lokal haha



buntut gajah (?)

rumah pohon

kuda pinball (?)

baby with stick (?) :D

KHAOSAN ROAD !!!!!!!!!!!

AAAAAAAAAAA Finally ke Khaosan road jugaa, Sebenarnya agak diluar ekspektasi sih, bayanganku jalanannya bakal panjang dan luas soalnya pas liat Running Man Episode yang ke Bangkok itu berasanya luas hahaha. Ya gitu deh, habis napak tilas jejak islam kemarin, kali ini napak tilas jejak running man, kita liat poin poin tempat kuisnya dan makanan yang mereka beli hhha , ga penting sih sebenarnya tapi seru gitu loh bisa dateng ke tempat “bekas” running man syuting mhahahaha. Disana aku nyobain Pad Thai , semacam mie khas thailand, spring roll nya juga enaaaaak bangettt , dan satu misi ku juga berhasil lho, yaitu nyobain BELALANG GORENG hha, mahal bok, 30 baht Cuma dapet 2 ekor belalang -______- , tapi emang kok asli enakkk, kayak udang, gurih gurih gimana gitu, sbenernya ada juga kalajengking, uler sama jenis belalang lainnya hadu tapi serem juga sih ya, lagian kalajengking haram gitu, jadi belalang aja, yang pasti2 aja hehehe. Di Khaosan juga banyak orang jualan, selain pernak pernik ada juga banyak toko buku, betah deh, pingin beli tapi lagi lagi bokek -_____- , but disalah satu toko buku ada yang lagi bagi2 buku gratis gitu, aku ambil novelnya Danielle Stell 1 , Ocik ambil Phuket Guide hahha, lumayaaan. Malamnya sambil Nunggu Bis pulang kami kelosotan di taman Sanam Luang deket Grand Palace , Subhanallah Indahnya Bangetttttttttt, pas buat nemenin malam terakhir kita di Bangkok, hiksss :”((

spring roll nya itu subhanallah enak bangetttt

ini tempat games nya Running Man Guys !!!!

walking street, khaosan Road

YAKKK BELALANG GORENGGGGG !!!!

Pad Thai :3

Grand Palace at night, sayang ga bawa kamera yg bagus :)
2) LAST DAY
06 Maret 2013

Semalam aku udah nyicil packing gitu, paginya lanjutt lagi mberesin yang belum, hiks sedih gitu rasanya, semacam dilematis, pingin pulang inget rumah sama utang skripsi aaaaaaaaaaaaaaaaaa, tapi juga uda terlanjur kerasan sama atmosfer kota Bangkok L. Ahhh, I Cant believe that i have to leave this city in no Time !! T.T 
Hari itu aku mutusin buat nyobain cafe deket apartemen pagi pagi , cafe your time, gak gimana gimana sih, cuman mau pake free wifinya aja gitu hha, -______- . dan always dengan beli satu minuman, aku nongkrong disana hampir 3 jam hahaha, hasil nongkrong itu lumayan bisa fb an, wasap an, twitteran sama ngepost beberapa tulisan di blog hha *gaya banget* =.=! 

Siangnya , aku balik ke apartemen, mandi dan siap siap buat pulang, jemputan Pak Somchai bersama van dari KBRI pun datang lebih awal, setengah tiga udah nyampe apartemen, padahal harusnya jam 3 an gitu. kita jadi heboh ruiweh dah hhhaha, tapi akhirnya semua barang udah di pack, koper juga udah masuk van dan mas mas juga ikut nganterin, kami pun berpamitan sama penjaga v.m mansion, lalu van pun berjalan menuju bandara Dong Mueang untuk mengantar kepulangan kami ke Indonesia ..............


All my bags are packed, I'm ready to go, I'm standing here outside your door, 
I hate to wake you up to say good bye .. 
- Leaving On The Jet Plane 

Terimakasih banyak buat Pak Suargana, Pak Yunardi, Pak Dubes dan semua staff KBRI yang selama 1 bulan udah dengan tulus menerima dan membimbing kita untuk pelaksanaan magang, membagi banyak cerita dan pengalaman serta nasehat untuk kita kedepannya.

mas mas v.m mansion , makaasssii banyaaak :D

Dan gak lupa, terimakasih banyak juga buat mas mas, mbak mbak permitha dan v.m mansion , dari mas Adi, kemudian Mas Hasan, Mas Arman trus siti Riky juga yang udah banyak membantu, maafkan kami yang banyak ngeropotin dan sering bikin gaduh di apartemennn huehehehehe
 
What an Amazing experience, I’m thankful to you God for everything, Alhamdulillah  :”)

Paragraf Pertama
Semua Paragrap yang di sembunyikan

My Thailand Highlight :) (part 3)

Twenty years from now you will be more disappointed by the things you didn’t do than by the ones you did do. So throw off the bowlines, sail away from the safe harbor. Catch the trade winds in your sails. Explore. Dream. Discover.” - Mark Twain
Weekend 5
(PATTAYA , BAIYOKE SKY HOTEL,  LUMPINI PARK, MASJID JAWA)
Sabtu 2 maret 2013

Pattaya --> Baiyoke Sky Dining :3

B-E-A-C-H !
Sebenarnya Pattaya bukanlah pantai yang paling bagus di Thailand, karena Phuket atau krabi jauh lebih bagus, gitu sih menurut info – info yang ane denger hhe, tapi berasa ga afdol aja, udah jauh jauh ke Bangkok ga main main ke Pantai, nah berhubung Pattya yang jaraknya paling deket (sekitar 1,5 jam an dari BKK) maka kita putuskan untuk cuss kesana. 

Rencana awal, kita mau berangkat jumat malamnya, berhubung budget yang menipis (again!, hha) maka kita putuskan berangkat sabtu pagi, untuk minimalisir budget, biar ga usa nginep gitu. Dan berangkatlah kami jam 7 pagi dari Victory Monument dengan naik van seharga 150 baht dan nyampe Pattaya jam 08.25. Berdasarkan info dari Mbak Merry, Mas Hasan dan Mas Arman, kita dihimbau (eaa dihimbau -___-) disarankan buat nyebrang ke Pulang Koh Larn karena di Pattaya nya sendiri ya kayak Pantai dan Jalanan di Kuta Bali gitu biasa aja. So, kita pun beli tiket buat berangkat kesana 30 baht naik ferry. Perjalanan dengan ferry sekitar 40 menit (lumayan lama yak) dan well heiii , kita sampai di Pulaunya. Buat aku sendiri, Pantai Kohlarn (Pantai, pemandangan & Airnya) berada 1 tingkat dibawah gili terawangan atau Kuta Lombok, karena bagusan di Lombok menurutku hhe, Bedanya kalo di Gili Terawangan banyak hal yang bisa dilakuin selain sun bathing,. Snorkeling, atau diving, soalnya bisa naik sepeda, sewa cidomo, dll, klo di Kohlarn kita ga nemu sepeda yang bisa buat disewa.

Sebagaimana lazimnya wisata pantai, maka disitulah banyak bebulean yang sun bathing, ya gitu pada pake baju minim dan rerata two pieces. Kami pun berusaha mencari spot yang gak rame, melipir di pojokan dan akhirnya bisa bebas nyebur, main air dan foto – foto, seneng banget dah , cuman panas nya aja kagak nahan hhe. Alhamdulillah sudah bisa ngerasain pantai Koh Larn :). Sebenarnya kami berencana buat balik ke Bangkok jam 8 atau jam 9 malam, soalnya mau ke floating market / mini siam sama ngerasain walking street pas malam (walo ga malem2 banget juga itu klo jam 8 mah hha) namun tak disangka tak dinyana kami mendapat kabar dari Phi Prim (Staff KBRI) klo kita diajak makan malam sama Bu ida di Baiyoke jam 7 malam, dengan kata lain kami harus balik ke Bangkok paling ngga pake van yang jam 5. Oh God, aku langsung sedih, aaaa kenapaa disaat yang ga tepat gini, hiks tapi yasudah semuanya harus disyukuri, pikir pikir kapan lagi bisa dinner di Baiyoke, toh insyaallah bisa balik ke pattaya lagi kapan kapan hhe :)


foto loncat yeaaah

pemandangan pulang dari kapal

Full team :)

jembatan di pulau KohLarn
Nobody Can Steal it, right ?



Pattaya Walking Street

Pattaya Baby !!


Bella, Anggi dan Putri, akhirnya memutuskan pulang naik van jam 3, karena mereka harus ganti baju dulu buat dinner bareng bu Ida (pada pake celana pendek (bella putri) dan jepitan soalnya). Aku, Adis dan Ocik, memurtuskan untuk gak balik ke apartemen alias langsung cuss ke Baiyoke karena menurut kami kostum kami pas pas aja pas itu hehhe. Kita pun berpisah Bella dkk pulang pake van jam 3, aku, adis, ocik pilih keliling pattaya dulu, manfaatin waktu yang tersisa. Setelah ngumpulin informasi akhirnya kita tau klo ke floating market dkk itu masi harus naik taxi 20 menitan,PP 45 menitan kan, maka dengan sangat terpaksa kita pun mengancel jadual kesana dan meilih muter muter walking street dan jalanan sekitar pattaya.  Walau Walking Streetnya masih sepi, aku seneng bisa tau gimana rupanya walking street dan sudah tergambar sih malamnya bakal kayak gimana, penuh hawa negatif lah pokoknya (diam2 seneng bersyukur ga jadi jalan2 ksini maem hari, hhe). 

Jam 5 kurang,  van kami uda  berangkat menuju Bangkok kembali, kali ini Cuma 100 baht, tapi lebih lama kerasanya (macet mungkin ya gara2nya). Dengan bersih diri, cuci muka dan dandan sekenanya kita pun langsung cuss ke Baiyoke buat dinner sama Bu Ida :D . FYI pemirsa, Baiyoke itu hotel paling tinggi di thailand, nawarin konsep makan dengan pemandangan gemerlap bangkok dari atas :D haduu rasanya high class banget bisa diajak makan disitu, menunya enak enak, kenyang, banyak pertunjukan, Alhamdulillah, makasih Bu Ida, Phi Prim dan Mbak Merry hhe

Pemandangan di jendela saat dinner bersama bu ida di Baiyoke :)
Minggu, 03 Maret 2013 (Bangkok Governor Election)

City Complex , Lumpini Park, MASJID JAWA, Perpisahan dengan mas-mas Soi 7 hha

Tujuan ke Lumpini diawali karena ke-bokek-an yang melanda, Sebenarnya pingin ke Museum – Museum atau National hayes Library, karena semua itu berbayar, maka pilihan jatuh ke LUMPINI karena free, hahaha. Awalnya pingin langsung ke Lumpini, pingin kelosotan di taman dan main main sama beburungan merpati gitu. Tapi Hujan deras pun melanda minggu pagi yang cerah, daripada kebasahan ditaman kami pun memilih berteduh di city compleks (semacam mall) dulu. Oh iya, kali ini yang berangkat hanya aku, bella dan putri , karena lainnya pada ke Cathuchak. Nah akhirnya sambil nunggu hujan reda kami ngafe, hha gaya ya padahal bokek -______-, tp at least bisa sekalian wi-fi an gitu maksudnya, kami Cuma pesan 3 minuman tapi duduk disana dan wi-fi an sampai hampir 3 jam an hahahahah 

bangkok metropolitan city

credit to putri :)

lumpini park



ketemu biawak di danau

Sorean dikit kita ke lumpini juga akhirnya, atmosfer Megaplitannya itu lhooo, asiiiik banget, ada taman luas, danau, dikelilingi gedung gedung tinggi dan BTS yang lalu lalang, Tamannya juga berasa hidup banget, banyak yang olahraga, main – main, pertunjukan musik, pacaran juga (errrrr, hahhaha) dan yang paling so sweet ada cowok gitu anak kuliahan paling yang buka “lapak” cerita gitu di tengah taman bermain, jadi dia bawa semacam sound terus berkisah sambil didengerin anak anak kecil didepannya uwuwuwuwuwuuwuw, dunia butuh banyak orang kayak dia hahaha *lebay*
salut banget sama mas ini :)

MASJID JAWA 

Berbekal cerita dari Pak Suargana dan Pak Sulaiman kami juga merencanakan perjalanan Napak Tilas (huwesseh) ke Masjid Pertama di Bangkok, dimana di daerah situ masi banyak keturunan orang orang jawa yang sekarang udah nyampe generasi ke 4. Btw cerita lengkap sejarahnya bisa disimak di tulisannya pak Suargana disini. :)  Setelah berjalan dari BTS Surasak dan nanya nanya kesana kemari sampailah kita di Masjid Jawa :D, setelah sholat disana kita sempat berbincang dengan Pak Mansyur salah satu Ta’mir mungkin ya disana, dan ternyata so orang itu kenal sama Pak Sufyan, pak Suargana dan Pak Sulaiman , hhhe seru, seneng bisa napak tilas jejak islam di Bangkok :)

me and bella , in front of masjid jawa :)

Malamnya kita ke soi 7 untuk terakhir kalinya huhuhuhu, makan di rumah makan Bang Ali, beli susu anget sama cerita si Putri yang Patah Hati :p aku juga si, ga ketemu mas unyu yang di kafe zam zam huahahaha *becanda*. Oh ya kita ketemu mas hasan mas arman sama si riki di situ, akhirnya abis sholat maghrib  kita nongkrong depan soi 7, tapi mas arman ga ikutan, dia lg massage gitu de katanya hahaha gaya banget 

sekian untuk part ini, simak postingan selanjutnya ya, My Last Day in BKK :)


6.3.13

My Thailand Highlight (Part 2)

Part 1 bisa dibaca di postingan sebelumnya klik di sini


“The real voyage of discovery consists not in seeking new landscapes, but in having new eyes.”  ― Marcel Proust

Weekend 3  (16-17 feb, 2013)
Vimanmek Mansion, Ananta Samakhom Hall, Dusit Zoo, Suan Roat Fai  Park :D 

Daaan Sampailah kita ke Weekend ke tiga, sama seperti minggu lalu, kali ini saya hanya bersama adis dan putri, karena kita memang punya tujuan sendiri - sendiri waktu itu. Kita bertiga memilih untuk pergi ke daerah Dusit. Ternyata Dusit gak terlalu jauh lho sama Victrory Monument (daerah apartemen kita), 10 menitan doang kalo naik bis :). Nah sebenarnya tujuan kita ksini itu manfaatin tiket terusannya Grand palce, Jadi tiket seharga 500 baht tersebut juga berlaku buat masuk ke vimanmek sama ananta samakhom hall, dan itu berlaku 7 hari. Tapiii ternyata oh ternyata kita salah menduga, di tiket kan tulisannya dapat digunakan 7 days AFTER your visit in Grand Palace, tapi setelah di Check dibagian tiket, tiket kita gak berlaku karena 7 hari itu ternyata include hari visit kita ke Grand Palace T.T , dooch , awalnya bad mood banget gak boleh masuk gara gara expired sehari, kita sempet ngotot sama petugas tiketnya tapi ternyata emang gitu peraturannya, hmmm yasudahlah akhirnya kita pun pasrah. Namun, walaupun ga bisa masuk kedalem, kita diperbolehkan keliling arean vimanmek tersebut, walhasil kita cuman bisa foto foto didalemnya, ya lumayanlah :)

Dari kompleks vimanmek, kita lanjut ke Dusit Zoo, hahah . walau setingkat lebih tinggi levelnya dari KBS Surabaya, main main liat hewan disana seru juga, yang paling seru itu pas liat show anjing laut uuuu, unyyuuu sama liat pinguin juga unyu, dan adis dapet jackpot soalnya celana itemnya kena pup nya pinguin hhha, untungnya dia bawa celana dua, soalnya paginya sempet ke KBRI dulu liat acaranya Permitha. Tapi ada satu hal yang bikin sedih itu pas liat atraksi gajah, ngeliat atraksinya kita malah sedih lho, gajahnya di rantai terus pawangnya seremm bawa pentungan yang ujungnya lancip, haduuu kita jadi ga nikmatin show nya gara2 kasian sama tuh gajah :((((( . Sorenya kita langsung pulang karena besok mau bersiap ke taman, diajakin mbak merry naik sepeda.


Bangkok Street Food at Dusit, Yeahh Angry bird too !

cute pinguin :3

Elephant Show

Colek Gajah :3

Sudut Dusit Zoo

Anjing Laut , paling suka sama show ini :D

Anantha Samakhom Hall with European Architecture

Vinmanmek Mansion :D


Hari Minggunya, berangkatlah kita menuju taman suan roat fai, lokasinya deket chatuchak di daerah mochit. kita janjian sama mbak merry di chatuchak terus jalan lagi sekitar 1 kilo ke tamannya. Tamannya luaaas banget, ada danau nya, walking street nya, tempat jualan makannya juga ada. Sewa sepeda disana juga lumayan murah, dari 20 - 40 baht tergantung sepedanya dan itu sehariaaaaan. Spesialnya, taman ini isinya ga cuma taman, tapi ada tempat konservasi tanaman dan kupu kupu, ada taman bunganya juga, komplit dah. Seru bisa jalan jalan sekalian olahraga disana :)

SUAN ROT FAI PARK :D





WEEKEND 4 (23-24 Feb, 2013)
Visa Run Kamboja, Arranyaphrathet, Hua Lamphong Station and Khlong Toey port

untuk cerita ngurus visa run ke kamboja, udah saya ceritain di postingan sebelumnya, karena pas itu aku nulisya sambil antri pake tab, hhha (bisa dicek di sini) . Nah sekarang aku mau nyeritain tentang pengalaman spending one night di daerah perbatasan sama adis. Jadi setelah ngurus visa run sampai jam 4 aku sama adis mutusin buat pisah sama yang lain, karena kita pingin pulang naik kereta, bsedangkan yang lain naik van. erhubung udh ketinggalan kereta yang jam 2 siang kita pun nginep disana buat ngejar kereta yang jam 6.40 pagi . Blusukan ke gang ternyata ada beberapa hostel murah daripada hotel yang di ujung jalan. di Arranyaphratht kan daerah perbatasan, wajar kalau banyak hostel walaupun keadaan jalanannya masih berantakan dan tergolong pedesaaan.

Aku Surprise banget ketika bertemu komunitas muslim disana, lumayan banyak kedai kedai makanan halal berjejeran. Wahh ada ya ternyata, aku mikirnya malah karena ini berbatasan dengan kamboja, komunitas Muslim nya jd ga ada gt hhe. Bersyukur banget aku jadi gampang cari makanan halal dan banyak dibantuin, kayak nyari penginapan sama nyari tuk tuk buat transport ke stasiunnya pas pagi hari. Pas makan disana aku ngobrol ngobrol sama yang punya kedainya, ternyata mereka berasal dari pattani. Pattani itu daerah selatan Thailand, dan pas aku magang di bagian politik aku baru tahu kalau ternyata Pattani itu termasuk daerah Thailand Selatan yang rawan konflik. ya perkiraanku mungkin mereka ksana untuk mengungsi, mungkin ya, asumsiku sendiri sih , ga tau lagi.

Sebelum makan malam di kedai aku sama adis nyempetin buat jalan jalan di pasar perbatasan, menurut info yg kita dpt sebelumny dari bu ida , pasar ini jual barang barang branded tp dengan harga yg murah , tapi ternyata oh ternyata kondisi pasarnya jauh dr yang kita bayangin . Pasarnya Suram , Dan ternyata barang 2 yg dijual disana itu barang kw , bukan yg asli , aku sendiri sih cuman terhibur sama aktivas orang orang sana yg lagi main semacam bulu tangkis tp yg pake kaki, apa ya namanya gak tahu Hehehe Akhirnya skitr jam 8an kita pun uda nyampe lagi di hostel nya , hha masih sore ya ternyata , ya gmn lg bingung mau jalan kemana , lagian kaki capek. Oh ya gmn fyi pemirsa, nyari hostel deket banget habis antri seharian pas ngurus visa run :-) , besok paginya kita pun langsung cuss ke stasiun arranyaprhatet buat naik kereta untuk kembali ke bangkok dengan hanya 48 baht untuk perjalanan sejauh 6 jam :-). Kereta ekonomi di bangkok Sbenarnya ga jauh beda ama kereta eko di jawa . Bedanya cuman 2 , lebih bersih dan pedagang asongannya kalah heboh sama k.a penataran Sby-malang , bayangin aja , 6jam dikereta pedagang kelilingnya cuma 3 orang ! -______- ah i love k.a Di indonesia dah , walau lebih berantakan Hahahha . Akhirnya, Jam 12 kita sampai Di hualamphong , aku suka atmosfernya , oldies bangt , kayak Jaman dulu :-) Setelah Dr hualamphong kita ke MRT Hualamphong untuk menuju ke MRT khlong toey , kita Rencananya mau ke pelabuhan khlong toey buat lihat MV Llogos perpustakaan dan toko buku terapung.

Arranyaphratet Train Station


Hua Lamphong Station

Tak disangka dan tak dinyana ditengah kebingungan aku dan adis untuk bagaimana caranya menuju tuh lokasi, kita akhirnya dipertemukan dengan pim nara, anak chula yang kebetulan juga mau ksana, walhasil berangkatlah kita kesana dengan menggunakan taksi, dibayarin pula hehe, alhamdulillah. Sesampainya disana kami langsung masuk ke dalam kapal nya , amazing banget dah pokoknya, ada banyak rak bnuku berjajar jajar, jadi semacam ada gramedia didalem kapal hehehe, disana kita juga kenalan sama bule bule, ada volunter dari indonesia juga, mbak ine namanya, yang akhirnya jadi guide dadakan kami selama muterin kapal disana, karena gak hanya toko buku, tapi juga ada pameran dan banyak pertunjukan lainnya :) Hari itu seneng , tapi capek banget, akhirnya jam 5 an kami pun langsung balik ke apartemen buat ngistirahatin badan dan mandi !! karena udah seharian naik kereta dan muter2 pelabuhan hahahaha

Logos Hope at Khlong Toey Port


berpose dengan Volunteer Logos Hope



with Pim Nara , Thanks uda mengantar kesini :)

Postingan selanjutnya  will be --> PATTAYA , LUMPINI PARK & KHAOSAN ROAD  :)