Tampilkan postingan dengan label pengen nulis2 aja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengen nulis2 aja. Tampilkan semua postingan

29.1.11

Berbagi Narsis , Last episode


Well, ini episode terakhir rangkaian tulisan saya tentang Apalah Arti Sebuah nama , lebih tepatnya , nama saya sendiri, hehehe that's why , walau ga nyambung, ga tau knapa jadi munculin foto mbah shakespeare di sini :)

episode 1 bisa di intip di http://tsabitabee.blogspot.com/2010/09/gak-penting-sakjane-tapi-narsis-dikit.html
episode 2-4 ada di postingan pas sebelum ini, :)


College Time , Tsabita panggilannya Michelle


Selama 1 tahun kuliah, panggilan lain buat aku masih satu, “Michelle” panjangnya Michelle Mabelle disingkat “chelle” =.=”,

ini gara gara trully awalnya, dia cerita pas dia sama mbak nya di perpus aku kan nyapa mereka, trus trully nyeletuk

“ mbak, nama anak tadi lo bagus, TSABITA SHABRINA” (bener lo ini trully dewe yang crita, Dosenku,bu Lilik juga bilang nama aku bagus hehe)

“ panggilannyaa? “

“ mayang “ trully asal njawab

“@.@”

Yaaaaaaaaaaaaaaaaaaa, pas trully cerita gitu aku langsung heboh,

“ ah truli , kok mayang sih knpa ga bilang michelle aja ? “ aku tambah GJ

“ bwahahahahahahahahahahaha, wajah tropis eksotis gini mau di panggil michelle ? “

Dan akhirnya karena ke GJ anku dewe yang munculin nama michelle, jadi deh si truly manggil aku michelle, seperti biasa, merembet ke unyil, wulan, bella, anggi, dinar, maygy dan beberapa orang lainnya, jadi klo sekarang ada suara

“ chelle “ otomatis aku langsung noleh, sama ketika dulu ketika ada suara “nek”
Aku pun juga noleh. +.+

Tentang nama Tsabita

Kesimpulannya sementara ini, knapa nama yang bagus ini bisa mempunyai banyak nama lainnya, yang pertama selain larena ke GJan ku sendiri, menurutku nama Tsabita walau bagus tapi susah buat manggil, sebenarnya nama panggilanku yang ‘;bit” gampang diucapin, tapi karena ga biasa, jadi canggung, ga kaya “cit’ dari cita “dit” dari dita “git” dari gita dan seterusnya , jadi kelihatannya banyak yang ragu manggil bit deh, kebanyakan manggil Tsa, ta atau sekalian semua TSABITA.
Sementara itu, pas manggil absent anak2 satusatu, bu lilik bilang klo namaku bagus *senang nyaaa”

Trus pas konsultasi sama mas joko , dosen waliku yang lulusan LSE London (ceilee), mas joko bilang

“ aku ga pernah denger nama tsabita jadi nama orang, yang kutau tsabita itu nama lembaga, nama TK, nama Playgroup, nama butik nama les les an, mungkin kamu cocoknya jadi pebisnis “ (mas joko Susanto, 2010)

kurang lebih begitu intinya ;p
Hahahahahahahahaha, amiiiiiiinnn mass aminnnnnnnn
ya emang bener, aku ga pernah nemu orang yang namanya tsabita sama kaya aku. Ga pernah kembar namanya sama temen se sekolah dari TK sampe kuliah, dan emang saya sudah punya bisnis pulsa namanya “tsabita cell “ dan juga sebuah blog yang namanya ”tsabita’s land” hahaha it’s all about me , =D =D


nb : oia , ga menutup kemungkinan akan ada episode-episode lain tentang nama saya, ga boleh bosen (mekso) :)
(bee, September 2010)
Paragraf Pertama
Semua Paragrap yang di sembunyikan

Berbagi Narsis , episode 4 (MAN3)

Episode 1 dapat di intip di http://tsabitabee.blogspot.com/2010/09/gak-penting-sakjane-tapi-narsis-dikit.html
Episode 2 dan 3 ada di postingan di bawah ini :)

Tsabita, bolehlah dipanggil BIBIT, BITUZ, UYUT, UYUDH,NENEK (e ‘bebek’ ) atau Nenek (e ‘emas’)

Hari-hariku waktu SMA kuhabiskan di Malang, yep, di MAN 3 Malang, nah disini aku punya banyak temen2 gokil, nama uyudh pertama kali dipopulerkan sama si liphoe a.k.a alivi. Awalnya aku yang selalu heboh pas pelajaran b.inggris coz pak puguh (guru kami) sering juga muterin lagu lagu lawas di kelas. Aku yang sejatinya penyuka lagu lawas ya otomatis senang bukan buatan. Ya jadi deh akhirnya si lipu nyeletuk “ dasar uyut uyut!!!!! ” (mbah buyut maksudnya) awalnya emang Cuma si lipu ma si upik aja yang manggil aku begitu akhirnya menyebar pula seantero kelas nama itu.

Kelas dua, di Asrama aku sekamar ama dina, mia, ussy, n ulin. Walaupun kita semua ga sekelas, mereka tau klo aku dipanggil uyudh pas kelas satu, dan ga tau kenapa si dina tiba2 manggil aku nenek, alasannya ga asik klo uyudh. Dan anehnya aku oke oke aja di panggil nenek ku anggap panggilan sayang aja, hahahahaha.
Dan Ga kerasa akhirnya sekamar, sekomplek bahkan hampir seluruh asrama putri bahkan putra manggil aku nenek., adik kelas pun kenalnya namaku nenek, so klo ktemu di jalan, nyapanya jadi “mbak nenek ….“ dan parahnya lagi akhirnya di sekolah hampir semua anak tau klo nenek itu ya aku.
Lain dina lain kaffi, dina dan sebagian besar orang lainnya mengartikulasikan nenek ya nenek (seperti ejaan aslinya) tapi khusus kaffi “e” berubah jadi “e” (emas) ya tau kan gimana jadinya,, nenek (seperti eneg). -____-a

Kelas tiga beda lagi, Karin dkk yang tau akan kehebohanku sama hal yang lawas lawas, lagu lawas, tempat2 lawas, sejarah , kota tua, London abad pertengahan, London jaman Sherlock holmes, aku suka. Tapi kayak dina tadi, mereka malah gak srek manggil aku uyudh atau nenek, mereka nyiptain panggilan baru yaitu “bituz” kependekan Dari BITUZ PURBAUZ , jadi panggilan “tuz” hanya dipake sama Karin, ayu, sama si honey, ga ada lagi yang manggil aku tuz selain mereka, miss you so bad, guys. :'(

Paragraf Pertama
Semua Paragrap yang di sembunyikan

Berbagi Narsis , episode 3 (mts)

Berbagi narsis episode 1 dapat di tengok di http://tsabitabee.blogspot.com/2010/09/gak-penting-sakjane-tapi-narsis-dikit.html , episode 2 dapat di tengok di postingan bawahnya ini, hehehehe


Tsabita, bukan Tsabitak bukan Kotak, bukan juga Tsubasa.


Nah ini ni, mulai banyak variasi panggilan namaku, setelah aku keluar dari gontor, Ngawi, n pindah di Sidoarjo, aku pindah mondok di POnPes Jabal Noer, Sidoarjo. (Sekolah ini nerima aku langsung Kelas 2 semester 2, padahal pas daftar dilain2 mintanya aku ngulang lagi kelas 1, ya ga mau lah, so, aku ga pernah ngerasain rasanya kelas 2 semester pertama) Di Sekolah, temen-temenku terlanjur manggil aku TA (baca “tak” ) mereka ngambil belakang namaku, misalnya Kholida di panggil DA, Sherina dipangil NA, Safira dipanggil RA. Karima dipanggil Ma Dan jadilah saya Tsabita dipanggil TA, yang berangsur angsur klo di dengar jadi “TAK”. pas awal awal masuk dulu ya aku pasrah aja, lha wong namanya baru kenal, ga ada keberanian kayaknya buat klarifikasi klo panggilanku tuh Bit, bita, Tsabita bukannya “TAk”

Lambat laun , dengan semakin akrabnya aku dengan temen temen disana, terbitlah bermacam macam nama dan julukan buat aku, TAk, KOtak, Tratak, Tret, Jreng, dan entah kenapa ustadzahku di Asrama Putri manggil aku “NI” diambil dari alfana”NI”

yassalammm …. =.=

Ada cerita lagi, pada suatu hari, aku diajak mbak Fahim (kakak Senior) buat nemenin ngajar anak TPQ (masih satu yayasan sama Jabal Noer) ya aku mah ok ok aja, soalnya yang diajar masih anak kecil – kecil, masih a ba ta tsa, ya sudahlah, itung itung refreshing, pas perkenalan mbak fahim ngenalin aku ke khalayak ramai di depan kelas

“ Adek- adek kakak disamping ini, namanya Tsabita “
(sambil nulis di papan tulis pake kapur T S A B I T A)

“ oohhh Tsubasa…. “ salah satu anak nyeletuk

“ hhahahaa, mbak TSUBASAAAAAA “ dan semuanya menimpali..

Ya bginulah jadinya, klo pas diajak ngajar lagi atau pas lewat depan TPQ aku disorakin

“mbak Tsubasaaaaa mbak tsubasaaaaaa’

Yassalammm !!!
Paragraf Pertama
Semua Paragrap yang di sembunyikan

berbagi kenarsisn , episode 2 (TK)

Ini lanjutan dari episode pertama yang pernah ku posting tahun lalu, untuk episode 1 cek Tsabita's Land....: Gak penting sakjane, tapi Narsis dikit, boleh dong , kelamaan ya, baru inget sihh, klo ada lanjutannya, hehehe,

Tsabita bukan Stabita bukan Nobita

Ni, ada cerita pas jaman TK, guru TK ku, bu Mar’ah namanya, sukanya salah nulis namaku, ya namanya aja pas jaman TK, bangku, buku, alat-alat tulis, tempat makan, bla bla bla semuanya dinamain pake nama anaknya masing2 , dan otomatis ya gurunya yang nulisin, n guruku yang satu ini nulis namaku kebalik, S dulu baru T, Stabita jadinya, sering skali aku komplain, ya komplainnya anak kecil

“bu bu bu, ‘T ‘ dulu baru bu, baru ‘S’, T S A B I T A , Tsabita, bukan Stabita”

(dengan nada Chila) =.=”

“Ooo iya ya sayang, untung stabita bukan stasiun jadinya”

(ya gak mirip gini si guys percakapannya, ingetku ibu ini pernah nyebut nyebut stasiun jg gitu, pas nulis namaku)

Nah di jaman Tk ini juga lah, teman-temanku memanggilku poke nama NOBITA, yang temennya doraemon itu lho guys, “ bit, bita, nobita” bgitu mereka klo manggil, padahal aku maunya dipanggil shizuka aja bukan Nobita

*&%&%*&_

Pas SD n Pas di gontor setahun nama panggilanku baik-baik saja, cz aku ga ada memori apa2 tuh, aman aman saja panggilannku, tetap bit, bita, tsabita.

Paragraf Pertama
Semua Paragrap yang di sembunyikan

26.1.11

permainan masa kecil : i miss harvest moon so bad












Waktu kecil dulu, SD tepatnya aku punya game kesukaan, yang kumainin tiap hari, saban pulang sekolah , sabtu dan minggu, lama sekali, sampai 3 jam lebih mataku berkutat melihat layar tivi, dan tanganku lengket dengan stik PS, yup, harvest moon, itu nama gamenya. game ini lain dari game PS lainnya, smacam kehidupan sehari-hari di desa, "back to Nature" itu slogannya, jadi, karakter yang kita mainkan benar benar terasa nyata, bagaimana kita bekerja dan mengelola aset kita, kayak berkebun, ngurus ternak, menambang hasil bumi, bersosialisasi dengan warga desa, membangun rumah, seru deh pokoknya, ada beberapa festival yang bisa diikuti tiap musimnya, belanja, memasak, bahkan mencari gadis desa, menikah sampai membesarkan anak. . . Selain itu soundtrack yang dipake di game ini bener2 khas, gampang diinget, bagus banget, game ini juga secara nggak langsung memotivasi aku buat belajar bahasa inggris, secara, semuanya pake english, sosialisasi dengan warga juga pake inggris, so, gak heran, pas main ini , di sampingku pasti ada kamus (kamus hasan sadli, john echol. Tau ga? hha) taukah kawan, aku sangat merindukan masa itu, waktu kecil tuh , hidup rasanya tanpa beban, ga mikir ini itu,semuanya lepas , bisa bermain, melompat, berputar - putar sesuka hati, ya , tapi faktanya, sekarang kita (saya) udah gede, all grown up, saatnya berubah, memikirkan yang terbaik,
yang pasti, kita hidup di dunia ini, bukan hanya untuk diri sendiri
dengan kata lain, let's move,don't be selfish :)

.Paragraf Pertama
Semua Paragrap yang di sembunyikan